Pages

Selasa, 31 Januari 2012

“ ASAL USUL DESA CIBENTAR “

0 komentar
Sungai Cikeruh Cibentar Majalengka

 “ ASAL USUL DESA CIBENTAR “



Sekitar akhir abad ke-18, yaitu tepatnya tahun 1788 terbentuklah kampung bernama kampung BABAKAN.Kampung ini merupakan cantilan dari Desa SUKARAJA,Kampung Babakan pada waktu itu dipimpin oleh Raksa Perbanta.
Asal Kata Cibentar

Banyak yang menyebutkan bahwa Desa Cibentar berasal dari kata “Air/Cai” dan kata “Halilintar.Tetapi menurut kehendak Raksa Parbanta bahwa dalam pembuata saluran air itu hendaknya para tokoh/sesepuh dapat menggerahkan segala kesaktiannya,maka dengan segala penuh rasa tanggung jawab,para tokoh tersebut melaksanakannya dengan segala kemampuan & kesaktiannya masing-masing,seperti Embah Dati,dengan kesaktiannya,ia membuat keajaiban kencing di ujung untun memulai pembuatan saluran air yang direncanakan sehingga air kencingnya mengalir bulak-belok kea rah utara Embah Maranggi,dengan kesaktiannya ia bisa mendatangkan angin yang sangat kencana. Embah Modang,dengan kesaktiannya,ia dapat mendatangkan petir/geledek yang besar. Sedangkan Embah-embah yang lainnya,dengan kesaktiannya masing-masing dapat mengeluarkan tenaga yang cukup besar,sehingga mereka dapat membereskan pohon-pohon yang tumbang dan batu-batu yang berantakan guna terbentuknya saluran air.Pembuat saluran air tersebut sepanjang 300M yang dapat diselesaikan dalam waktu hanya satu hari satu malam.
Karena pembuatan saluran air itu dapat diselesaikan dalam waktu yang sebentar dan air langsung mengalir,maka pada waktu itu, mereka mengambil dari kata Cai/Aia dan kata Sebentar.Dari kedua kata tersebut,akhirnya digabungkan menjadi nama sebuah Desa.Dari sejak tahun itu pula,Desa Cibentar berlaku sebagai suata desa dari Kec.Jatiwangi dan sejak itu kampung Babakan memisahkan diri dari Desa Sukaraja dan menjadi cantilan dari Desa Cibentar.

0 komentar:

Posting Komentar

IFTITAH

بِسْمِاللّهِالرَّحْمنِالرَّحِيمِ “ So by mercy from Allah , [O Muhammad], you were lenient with them. And if you had been rude [in speech] and harsh in heart, they would have disbanded from about you. So pardon them and ask forgiveness for them and consult them in the matter. And when you have decided, then rely upon Allah . Indeed, Allah loves those who rely [upon Him] “. (Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu ma'afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu [246 Maksudnya: urusan peperangan dan hal-hal duniawiyah lainnya, seperti urusan politik, ekonomi, kemasyarakatan dan lain-lainnya]. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya)